Jumat, 17 September 2010

Sudirman Syair, Dari Kader Mubaliq Hingga Pondok Pesantren

H. Sudirman Syair, Ama, Pd (60 tahun) membuat sejarah, untuk Kabupaten 50 Kota-Propinsi Sumatera Barat, sebagai pendiri Pondok Pesantren Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) As Sa’adiyah, Batu Nan Limo Nagari Simalanggang Kecamatan Koto Tangah Kabupaten 50 Kota. Pensiunan guru SMPN 3 Payakumbuh ini, sebelum mendirikan Pondok Pesantren Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) As Sa’adiyah, Batu Nan Limo, telah pula merintis mendirikan pendidikan Pondok Pesantren pada tahun 1991 s/d 1994 di Jorong Tabek Panjang Kenagarian Koto Baru Simalanggang yang dibantu oleh muridnya Drs. Zubir Islami, dosen fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang.

Walaupun telah mempunyai gedung sendiri dan kantor parmanen, akan tetapi tidak bertahan lama, karena ketentraman Sudirman Syair, merasa terusik. Padahal, untuk modal mendirikan sekolah disitu dengan menggadaikan SK PNS nya ke Bank sebanyak 40 mas.

Murid Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Koto Panjang Lampasi, Pimpinan Syekh H. Mukhtar Angku Lakuang ini, sejak menikah dengan Hasnida yang sama-sama murid Buya Angku Lakuang, tidak mau mundur begitu saja dalam berjuang, sebelum berhasil, apapun bentuk tantangan semua itu dianggap sebagai seni dalam mewujudkan cita-cita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar