Halaman

Minggu, 19 Desember 2010

KULINER DI MINANGKABAU

-----------------------------------------------------------------------------

GULAI

Gulai adalah sejenis makanan yang dimasak dengan menggunakan bahan baku dari daging kambing, sapi, ayam atau jenis daging lain yang memiliki ciri khas berwarna kuning karena pengaruh dari filtrat kunyit. Makanan ini adalah bentuk lain dari kari. Makanan ini berminyak dan bercirikan menggunakan santan kelapa.

------------------------------------------------------------------------------

RENDANG

Rendang daging adalah masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan utamanya. Masakan khas dari Sumatera Barat, Indonesia ini sangat digemari di semua kalangan masyarakat baik itu di Indonesia sendiri ataupun di luar negeri.

Selain daging sapi, rendang juga menggunakan kelapa (karambia), dan campuran dari berbagai bumbu khas Indonesia di antaranya Cabai (lado), lengkuas, serai, bawang dan aneka bumbu lainnya sebagai penyedap.

Rendang memiliki posisi terhormat dalam budaya masyarakat Minangkabau. Rendang memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Minang Sumatra Barat yaitu musyawarah, yang berangkat dari 4 bahan pokok, yaitu:

  1. Dagiang (Daging Sapi), merupakan lambang dari Niniak Mamak (para pemimpin suku adat) .
  2. Karambia (Kelapa), merupakan lambang Cadiak Pandai (kaum intelektual).
  3. Lado (Sabai), merupakan lambang Alim Ulama yang pedas, tegas untuk mengajarkan syarak (agama).
  4. Pemasak (Bumbu), merupakan lambang dari keseluruhan masyarakat Minang.

-----------------------------------------------------------------------------

KARUPUAK SANJAI

Karupuak Sanjai adalah sejenis peganan kerupuk dari singkong yang diparut tipis lalu digoreng dan diberi garam sebagai penyedapnya. Kerupuk ini amat populer sebagai makanan oleh-oleh khas kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Kerupuk sanjai yang diberi bumbu balado dinamakan karupuak balado.

-----------------------------------------------------------------------------

SATE PADANG

Sate Padang adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatera Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman.

Sate Padang memakai bahan daging sapi dan lidah sapi dengan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas.

Sate Padang Panjang dibedakan dengan kuah satenya yang berwarna kuning sedangkan sate Pariaman kuahnya berwarna merah. Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate diatas.

Sate Mak Syukur di kota Padang Panjang sangat terkenal di Minangkabau sedangkan sate Ajo Laweh merupakan sate Pariaman yang terkenal.

Daging segar dimasukkan dalan drum besar berisi air dan direbus dua kali agar lunak menggunakan drum dan air yang berbeda. Daging diiris-iris dan dilumuri dengan bumbu dan rempah-rempah. Sementara air rebusan digunakan sebagai kuah kaldu, bahan membuat kuah sate. Lalu kuah kaldu ini dicampur dengan 19 macam bumbu rempah-rempah yang telah dihaluskan (bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan serai) dicampur dengan berbagai macam cabai. Seluruh bumbu kemudian dijadikan satu dan dimasak selama 15 menit.

Sate sendiri hanya dibakar saat dipesan, menggunakan arang dari tempurung kelapa.

------------------------------------------------------------------------------

LAMANG TAPAI

Lamang adalah beras ketan yang dimasak dengan santan dan dimasak dalam bambu muda. Bahan utamanya adalah beras ketam putih, santan kelapa, daun pandan sedikit garam. Beras ketan di cuci bersihkan dulu dan dimasukkan kedalam ruas bambu muda yang terlebih dahulu di lapisi dalamnya degan daun pisang kemudian baru dituankan santan ke berasnya dan dibakar dengan bara api, dijaga jangan samapai ruas bambu terbakar. Tapai adalah tape beras kertan hitam yang di buat dengan mempermentasikan beras ketan dengan ragi. Lemang dan tapai merupakan padanan yang cocok buat berbuka puasa.

-----------------------------------------------------------------------------

KATUPEK KATAN

Katupek katan yang khas Kapau, yaitu ketupat ketan berukuran kecil yang dimasak dalam santan berbumbu. Ketupat ketan adalah versi rebus dari lemang. Santannya menjadi sampai kental sekali dan merasuk ke dalam ketupat. Ketupat kentan ini bisa dimakan sebagai dessert, tetapi juga bisa dimakan dengan lauk pedas, misalnya gulai itik cabe hijau atau rendang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar